SANGKANJAYA – 26 Maret 2026 Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal dan sekitarnya sejak Rabu malam mengakibatkan debit air Sungai GUNG meningkat. Dampaknya, jembatan utama yang menghubungkan Desa Sangkanjaya dan Desa Danawarih kini lumpuh total dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki pada Rabu (26/03/2026). Luapan air sungai yang membawa Bebatuan dan lumpur menghantam fondasi jembatan hingga mengalami rusak parah. Sehingga pihak kepolisian setempat terpaksa membuat palang untuk mencegah warga melintas.
Putusnya akses jembatan ini memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas warga, di antaranya:
-
Akses Pendidikan: Para siswa dan pekerja tidak bisa berangkat karena jembatan tersebut merupakan jalur satu-satunya menuju pusat kecamatan dan kota.
-
Ekonomi: Distribusi logistik dan kebutuhan rumah tangga terhenti.
-
Jalur Alternatif: Warga harus memutar sejauh kurang lebih 15 kilometer melalui jalur perbukitan yang kondisinya licin dan Becek.